Saya adalah seorang anak yang bernama asli ADNAN, orang tua saya TGK.Muh.Yahya (ALM) dan ibu Nurmasyitah. Ayah saya di samping sebagai Imam Mesjid juga sebagai seorang petani di desa Alue Ngoem-Aceh utara. ini sebuah desa yang ada di pedalaman Aceh utara. dari situlah saya berangkat jadi seorang siswa SD di desa tersebut. Di samping desa itu di liputi oleh pegunungan, persawahan dan masyarakat desa yang pagi buta sudah menuju ladang dan sawah mereka karena itulah mata pencaharian mereka.
saya juga merasakan konflik yang sangat berkepanjangan, dan merasakan bagaimana seorang anak lari pada saat gencatan senjata terjadi, tapi kesabaranlah yang membuat saya tetap semangat tinggal di desa itu. Menganjak kelas 2 SD ayah saya di panggil Allah SWt, saya sangat sedih, tidak bisa menahan tangis, orang paling saya cintai telah pergi selamanya. Tetapi dengan satu harapan saya bisa melihatnya nanti di surga, amin.. allahummaghfirlahu.
semenjak itu, genjatan senjata semakin parah antara RI-GAM, kemudian saya pindah sekolah sejak kelas 3 SD ke SD tempat nenek saya tinggal tepatnya di desa BLANG JRUEN. Pada saat itu saya tidak tahu apa-apa, tidak bisa membaca apalagi matematika pelajaran yang sangat saya benci waktu itu.
Sampai kelas 4 SD saya tidak ada perubahan apa apa. sehingga bude sayapun mengajak saya untuk sekolah di SD MUHAMMADIYAH tepatnya di lhokseumawe (salah satu kota di Aceh). Di situlah saya mulai berkembang, budeku selalu memberi motivasi + motivasi dari walikelasku waktu itu ( ibu ati roswar, makasi buk). Kelas 6 SD saya masuk ke Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe, di situlah tempat saya bisa lancar baca al-Qur'an ( atas bimbingan Waled, ust. Husni. pak Dolah, pak Jol dan ibu pengasuh lainnya, makasi semuanya).
Lulus SD saya masuk MTS.s Muhammadiyah lhokseumawe. Kelas 1 wali kelasku pak Riyadi (guru matematika), guru yang kami sukai waktu itu. Kelas 2 wali kelasku (pak Amin) dan kels 3 ( ibu Afni). Walauun saya anak seorang petani tetapi tetap semangat dalam belajar sampai saya memperoleh peringkat dua besar dari kelas 1 sampai kelas 3. Sungguh luar biasa bagiku.
mulai sejak itu saya selau termotivasi untuk lebih giat lagi belajar. Kelas 3 tahun 2007 saya di pilih sebagai ketua OSIS di sekolah itu. Lulus MTs saya masuk SMAN 1 lhokseumawe sekolah tervaforit bagi warga lhokseumawe dan aceh utara bahkan aceh itu sendiri. Walaupun hanya seorang anak asuh panti asuhan , saya tidak merasaa malu masuk ke sekolah itu, walaupun di sekolah itu siswa siswinya adalah anak orang yang ekonominya menengah keatas. Tetapi saya tetap semangat.....
Kelas 1 saya masuk kelas X-5, kemudian kelas 2 masuk kelas xi ips 1 ( satu darah wali kelas ku ( pak ibrahim+bu dewi) sampai dengan kelas 3 wali kelasku bu dewi, makasi buk ilmunya) . Beranjak dari anak SD yang tidak bisa membaca, akan tetapi masuk peringkat 1 di kelas ips waktu itu. Walaupun kelas ips sangat tidak di sukai orang saya dengan PD memberanikan diri untuk maju sebagai CAKETOS ( calon ketua osis) dan akhirnya saya juga terpilih alhamduillah....... Saya tidak menyangka bisa terpilih, padahal di sekolah itu murid berjumlah 1.400 orang hanya sekitar 50 oarng yang ku kenal. Sungguh luar biasa... Semenjak itu saya teus berkembang, saya uda dekat dengan kepsek, wakasek dan guru2. bahkan kawan2 yang dulu tidak ku kenal. Lulus SMA itu saya bertekad untuk tidak kuliah karena tidak ada biaya. Tapi apa yang terjadi Allah berkehendak lain...
Saya terpilih salah satu orang yang akan di biaya kuliah oleh pantiku yang sangat ku kenang, jasanya dari dulu sampai sekarang masih rela memberi kesempatan bagiku untuk belajar ( saya tentunya tidak bisa membalas kebaikan panti, hanya bisa berdoa untuk panti dan keselamatan bagi pengasuhnya..amin).
Kemudian saya di kirim ke Jogja saat muktamar Muhammadiyah 28 juli dengan rombongan dari lhokseumawe. Sungguh luar biasa,,, di sini satupun orang tak ku kenal, tapi berusaha memperkenalkan diriku kepada kawan-kawan lewat mimbar kampus...!!!
Saya masuk kuliah ke Fakultas Agama Islam,jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Dan inoe keuh loen terus berkeumbang bahkan masyarakat menjadikan loen salah sidroe khatib... subhanallah.... terima kasih ya allah..
semoga rencanaku 4 tahun di Jogja harus selesai S1 dengan nilai yang memuaskan aminn..., dan semoga Allah memberikan kesempatan kepadaku untuk melanjutkan S2 sampai S3 amin ya Allah,,aminnnn...
dan terimakasih ayah, ibu, saudaraku, teman-temanku, dan guru guruku yang ada di SD Muhammadiyah, SMAN 1 lhokseumawe dan yang tidak bisa di lupakan guru guru di panti.... terimakasih semuanya. semoga kebaikan mereka di balas ALLAH SWT dengan pahala dan kebaikan yang berlipat ganda..aminnnnnn
Di Osis itulah saya mulai berkembang, belajar kekompakan kebersamaan ( selama osis tidak bisa saya uraikan satu persatu, karena kenangan itu hanya bisa saya simpan di hati yang paling dalam).
saya juga merasakan konflik yang sangat berkepanjangan, dan merasakan bagaimana seorang anak lari pada saat gencatan senjata terjadi, tapi kesabaranlah yang membuat saya tetap semangat tinggal di desa itu. Menganjak kelas 2 SD ayah saya di panggil Allah SWt, saya sangat sedih, tidak bisa menahan tangis, orang paling saya cintai telah pergi selamanya. Tetapi dengan satu harapan saya bisa melihatnya nanti di surga, amin.. allahummaghfirlahu.
semenjak itu, genjatan senjata semakin parah antara RI-GAM, kemudian saya pindah sekolah sejak kelas 3 SD ke SD tempat nenek saya tinggal tepatnya di desa BLANG JRUEN. Pada saat itu saya tidak tahu apa-apa, tidak bisa membaca apalagi matematika pelajaran yang sangat saya benci waktu itu.
Sampai kelas 4 SD saya tidak ada perubahan apa apa. sehingga bude sayapun mengajak saya untuk sekolah di SD MUHAMMADIYAH tepatnya di lhokseumawe (salah satu kota di Aceh). Di situlah saya mulai berkembang, budeku selalu memberi motivasi + motivasi dari walikelasku waktu itu ( ibu ati roswar, makasi buk). Kelas 6 SD saya masuk ke Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe, di situlah tempat saya bisa lancar baca al-Qur'an ( atas bimbingan Waled, ust. Husni. pak Dolah, pak Jol dan ibu pengasuh lainnya, makasi semuanya).
Lulus SD saya masuk MTS.s Muhammadiyah lhokseumawe. Kelas 1 wali kelasku pak Riyadi (guru matematika), guru yang kami sukai waktu itu. Kelas 2 wali kelasku (pak Amin) dan kels 3 ( ibu Afni). Walauun saya anak seorang petani tetapi tetap semangat dalam belajar sampai saya memperoleh peringkat dua besar dari kelas 1 sampai kelas 3. Sungguh luar biasa bagiku.
mulai sejak itu saya selau termotivasi untuk lebih giat lagi belajar. Kelas 3 tahun 2007 saya di pilih sebagai ketua OSIS di sekolah itu. Lulus MTs saya masuk SMAN 1 lhokseumawe sekolah tervaforit bagi warga lhokseumawe dan aceh utara bahkan aceh itu sendiri. Walaupun hanya seorang anak asuh panti asuhan , saya tidak merasaa malu masuk ke sekolah itu, walaupun di sekolah itu siswa siswinya adalah anak orang yang ekonominya menengah keatas. Tetapi saya tetap semangat.....
Kelas 1 saya masuk kelas X-5, kemudian kelas 2 masuk kelas xi ips 1 ( satu darah wali kelas ku ( pak ibrahim+bu dewi) sampai dengan kelas 3 wali kelasku bu dewi, makasi buk ilmunya) . Beranjak dari anak SD yang tidak bisa membaca, akan tetapi masuk peringkat 1 di kelas ips waktu itu. Walaupun kelas ips sangat tidak di sukai orang saya dengan PD memberanikan diri untuk maju sebagai CAKETOS ( calon ketua osis) dan akhirnya saya juga terpilih alhamduillah....... Saya tidak menyangka bisa terpilih, padahal di sekolah itu murid berjumlah 1.400 orang hanya sekitar 50 oarng yang ku kenal. Sungguh luar biasa... Semenjak itu saya teus berkembang, saya uda dekat dengan kepsek, wakasek dan guru2. bahkan kawan2 yang dulu tidak ku kenal. Lulus SMA itu saya bertekad untuk tidak kuliah karena tidak ada biaya. Tapi apa yang terjadi Allah berkehendak lain...
Saya terpilih salah satu orang yang akan di biaya kuliah oleh pantiku yang sangat ku kenang, jasanya dari dulu sampai sekarang masih rela memberi kesempatan bagiku untuk belajar ( saya tentunya tidak bisa membalas kebaikan panti, hanya bisa berdoa untuk panti dan keselamatan bagi pengasuhnya..amin).
Kemudian saya di kirim ke Jogja saat muktamar Muhammadiyah 28 juli dengan rombongan dari lhokseumawe. Sungguh luar biasa,,, di sini satupun orang tak ku kenal, tapi berusaha memperkenalkan diriku kepada kawan-kawan lewat mimbar kampus...!!!
Saya masuk kuliah ke Fakultas Agama Islam,jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Dan inoe keuh loen terus berkeumbang bahkan masyarakat menjadikan loen salah sidroe khatib... subhanallah.... terima kasih ya allah..
semoga rencanaku 4 tahun di Jogja harus selesai S1 dengan nilai yang memuaskan aminn..., dan semoga Allah memberikan kesempatan kepadaku untuk melanjutkan S2 sampai S3 amin ya Allah,,aminnnn...
dan terimakasih ayah, ibu, saudaraku, teman-temanku, dan guru guruku yang ada di SD Muhammadiyah, SMAN 1 lhokseumawe dan yang tidak bisa di lupakan guru guru di panti.... terimakasih semuanya. semoga kebaikan mereka di balas ALLAH SWT dengan pahala dan kebaikan yang berlipat ganda..aminnnnnn
Di Osis itulah saya mulai berkembang, belajar kekompakan kebersamaan ( selama osis tidak bisa saya uraikan satu persatu, karena kenangan itu hanya bisa saya simpan di hati yang paling dalam).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya sangat mengharapkan komentar, kritik , saran dan tanggapan yang membangun untuk kemajuan kita bersama.